Sistem Operasi Solaris


2.1. Sejarah Sistem Operasi Solaris

Pada tahun 1969, engineers dari Bell Labs yang merupakan bagian dari AT&T, membuat operasi system baru yang dibiayai oleh Departemen Pertahanan Amerika. Sistem ini dikenal sebagai Unix, memiliki banyak fitur, namun fitur yang paling menonjol adalah kemampuan untuk memungkinkan mengakses beberapa user pada waktu yang bersamaan. Pada awalnya, AT&T tidak memperbolehkan menjual perangkat lunak, karena AT&T hanya menerbitkan izin tanpa dukungan teknis pada pihak-pihak yang berkepentingan, salah satunya pada Lembaga Ilmu Komputer University of California, Berkley, yang menggunakan Unix pada tahun 1974. Pada tahun 1977, lulusan U.C. Berkley menciptakan Berkley Software versi pertama yang mendistribusikan Unix. Hal ini menarik Departemen Pertahanan Amerika yang sedang mencari cara untuk mendesentralisasikan jaringan komputernya. Maka bersama-sama mengembangkan cara untuk mendesentralisasikan jaringan dan pada akhirnya tercipta World Wide Web(WWW). Pada tahun 1987 Sun Microsystems dan AT&T bekerjasama dalam satu aliansi untuk mengembangkan Unix System V Release 4(SVR4). Sejak saat itu Sun memperbaiki dan mendukung OS Solaris yaitu dengan menambahkan lebih banyak lagi fitur-fitur baru, termasuk untuk arsitektur komputer 64-bit. Versi minor SunOS yang dirilis oleh Sun disertakan dalam penamaan Solaris, misalnya Solaris 2.4 yang merupakan SunOS 5.4. Namun setelah versi Sol depan kodifikasi versinya, sehingga rilis berikutnya SunOS 5.7 dinamakan sebagai Solaris 7 dan rilis terakhir adalah Solaris 11. Oracle saat ini merilis Solaris 11 Express untuk platform SPARC dan x86, Oracle Solaris sendiri dapat berjalan pada lebih dari 1.000 sistem dari produsen terkemuka dan memegang ratusan-basedX- reko series server dan SPARC-based T-series dan M-series servers. Oracle Solaris 11 Express

memberikan keamanan, pengelolaan dan kinerja yang profesional IT.

Solaris dikenal secara luas karena skalabilitas yang dimilikinya, utamanya pada sistem komputer berbasis SPARC, dan sejumlah fitur-fitur inovatif yang dibawanya seperti DTrace, ZFS (Zettabyte File System), dan Time Slider. Sistem operasi ini dapat dijalankan di

atas prosesor x86 baik 32bit atau 64bit (berbasis instruksi Amd64), serta prosesor SPARC baik yang diproduksi oleh Sun ataupun Fujitsu. Solaris terdaftar sebagai sistem operasi yang kompatibel dan memenuhi spesifikasi Single Unix Specification.

2.2. Sejarah Logo Sistem Operasi Solaris


Arti nama Solaris berasal dari bahasa Yunani yang artinya matahari, sesuai dengan logo berlambang matahari, yang sebelumnya dikenal sebagai Sun Solaris merupakan sebuah sistem operasi keluarga Unix yang sebelumnya dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc. Sun Microsystem menggantikan Sun OS sebelumnya yang telah ada pada tahun 1993. Setelah proses akuisisi Sun oleh Oracle pada bulan januari 2010, Solaris menjadi lebih dikenal sebagai Oracle Solaris.

2.3 . Perkembangan Sistem Operasi Solaris

Dari Perkembangan UNIX ini lahirlah Solaris dalam kuru waktu sebagai berikut :

1. 1965 : Bell Laborotaries bergabung dengan MIT dan General Electric mengembangkan Multics. 

2. 1970   : Ken Thomson dan Dennis Richie mengembangkan UNIX. 

3. 1971   : Versi B-Langueage dari sistem operasi jalan pada PDP - 11. 

4. 1973   : UNIX ditulis ulang dalam bahasa C. 

5. 1974 : Thomson dan Ritchie mempublikan paper dan memacu antusiasme yang besar terhadap UNIX dikalangan akademis. Berkeley mulai mengembangkan BSD. 

6. 1975   : Versi license pertama UNIX BSD diluncurkan. 

7. 1979   : Bill Jou memperkenalkan "Berkeley Enhancements" sebagai BSD 4.1. 

8. 1982 : AT & T pertama kali memasarkan UNIX . Sun Microsystem berdiri ( Sun Singkatan Stanford University Network ). Diperusahaan inilah Bill Joy sang pengembang UNIX BSD bergabung. 

9. 1983   : Sun Microsystem memperkenalkan Sun OS. 

10. 1984   : sekitar 100.000 situs UNIX tersebar diseluruh dunia. 

11. 1988 : AT & T dan Sun mengawali pekerjaan pengembangan SVR 4 ( System V Release 4 ) yang merupakan versi gabungan dari UNIX ( BSD & System V ), 

12. 1988 : OSF ( Open Software Foundation ) dibentuk , kemudian sebagai counternya AT & T , Sun , Data General dan .Unisys membentuk UNI ( UNIX Internasional ). 

13. 1989   : AT & T meluncur system V release 4 

14. 1990   : OSF meluncurkan OSF/1 

15. 1992 : Sun memperkenalkan Solaris , yang berbasis system V , Release Sun OS yang berbasis BSDF UNIX , akan dinonaktifkan. 

16. 1993   : Novell membeli UNIX dan AT & T. 

17. 1994   : Solaris 2.4 tersedia 

18. 1995 : Samta Cruz Operation membeli UNIXware dari Novell . SCO dan HP mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan UNIX versi 64-bit. SOlaris 2.5 tersedia dipasaran . pada tahun ini juga , versi UNIX yang ditulis oleh Linus Tovalds secara aktif dikembangkan Internet dimanakomunitas developer dapat dengan mudang saling berhubungan online. 

19. 1997   : Solaris 2.6 tersedia dipasaran. 

20. 1998   : Solaris 7 tersedia dilapangan. 

21. 2000   : Solaris 8 tersedai dilapangan. 

22. 2001   : Solaris 9 Beta testing Q3. 

23. 2004 : Solaris 10 diluncurkan dipasaran. Pada versi ini Sun berencana untuk menjadikan Solaris sebagai open source . pada versi ini Solaris dapat menjalankan aplikasi - aplikasi yang ja;an pada Limux secara native . pada versi sebelumnya, untuk dapat menjalankan aplikasi yang jalan di Linux pada Solaris haru diinstall suatu package yang disebut Janus dan dijalankan sebagau service. 

2.4. Jenis Jenis Sistem Operasi Solaris




Solaris version
SUN OS version
Tanggal dirilis
Keterangan





Support kepada processor





x64 (AMD64/EM 64T),





Dinamic Tracing, Solaris





Containers, support untuk





sun4m dan processor Ultra





SPARC 1, Service





Management Security (SMF)





yang menggantikan init.d





script dan NFSv4, support





untuk EISA-based PCs





removed dan ditambah





JAVA sistem desktop,





didukung labih dari





didukung oleh lebih dari 270





platform peranti keras dari





vendor yang berbeda-beda,





seperti Dell, Fujitsu, Fujitsu





Siemens Computers, IBM,





dan HP. Sun juga





meluncurkan game-





changing business model


Solaris 10
Solaris OS 5.10
31 Januari 2005
untukmendukung Solaris 10.


Solaris 10 pada










januari 2006 ditambah





GRUB bootloader





untuk x86





sistem, iSCSIInitiator





support dan fcinfocommand-





line tool.





Solaris 10 pada Juni





2006 ditambah ZFSfile





sistem.






Solaris 10 pada





November 2006





ditambahSTU (Solari





Trusted Extensions) dan





Logical Domains





Solaris 10 pada





Agustus 2007 ditambah





Samba Active Directory





support, IP Instances, iSCSI





Target support dan Solaris





Containers untuk Linux









aplikasi





















Solaris 10 pada Juni




2008 ditambah CPU capping




untuk kemampuan Solaris




Containers, support






untukAMD processors












iPlanet
Directory
Server,




Manajer

sumber
daya   ,




manajer

volume,
extended



28 Mei 2002
file
attributes,
IKE(
IPsec

Solaris 9
SunOS 5.9
(SPARC)
keying),

dan
kompabiliti

10 Januari 2003
terhadap LINUX; dikalahkan






(x86)
oleh
open  windows,  sun4d




support
kepada
sun4d.  dan




versi yang termutakhir pada




September 2005







memasukan  Multipath
I/O,




IPMP,

support

untuk




pertama kalinya untuk IPv6




dan

IPsec,

modular

Solaris 8
SunOS 5.8
February 2000
debugger.
diperkenalkannya

Role-Based  Access  Control








(RBAC); sun4c support dan




pembaharuan untuk versi ini




dilakukan
pada
Februari




2004










64-bit UltraSPARC yang




pertama kali dirilis.






Ditambah native support for




file sistem meta-data logging

Solaris 7
SunOS 5.7
November 1998
(UFS logging). Memasukan




MCA support x86 platform.




Pembaharuan yang terakhir




solaris 7 pada November




1999










Memasukan  Kerberos
5,




PAM,

TrueType

fonts,

Solaris 2.6
SunOS 5.6
Juli 1997
WebNFS, file support besar ,

enhanced


procfs.










SPARCserver 600MP series




support














Hanya diliris untuk





mendukung/menyokong




PowerPC platform; ditambah




Ultra Enterprise support;




user dan group IDs (uid_t,

Solaris 2.5.1
SunOS 5.5.1
May 1996
gid_t) dikembangkan hingga




32 bits, juga dimasukan




processor sets dan





manajemen sumber daya




teknologi yang cepat










Yang pertama  support ke




UltraSPARC dan





memasukan CDE, NFSv3

Solaris 2.5
SunOS 5.5
November 1995
dan NFS/TCP. Memasukan

sun4 (VMEbus) support.








POSIX.1c-1995 pthreads.




ditambah
Doors tapi tidak




dikomumenkan .





Yang pertama



Solaris 2.4
SunOS 5.4
November 1994
mempersatukan SPARC/x86.

Memasukan OSF/Motif








runtime support.





Hanya mengeluarkan




SPARC. OpenWindows 3.3

Solaris 2.3
SunOS 5.3
November 1993
melansir dari NeWS


untuk memperlihatkan








PostScript dan menjatuhkan




dukungan SunView.





Hanya merilis SPARC. Yang




pertama suport sun4d

Solaris 2.2
SunOS 5.2
Mei 1993
arsitekstur. Yang pertama




support ke multithreading




libraries








Support untuk sun4 dan



Desember 1992
sun4m arsitekstur; Yang



pertama melepaskan Solaris

Solaris 2.1
SunOS 5.1
(SPARC)

x86. Solaris versi 2 yang



Mei 1993 (x86)



pertama dirilis untuk










support  SMP.






Terutama
hanya
tersedia




untuk
para
pengembang,

Solaris 2.0
SunOS 5.0
Juni 1992
support
hanya
untuk  sun4c




arsitesktur.

Pertama




menampilkan dari NIS+.

Solaris 1.x
SunOS 4.1.x
1991-1994
SunOS
4
kembali
di  cap


sama Solaris 1 yaitu untuk tujuan marketing.


2.5. Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi Solaris

1. Kelebihan : 

Free redistribution, setiap user bisa membeli atau memberikan secara bebas software tersebut oleh dirinya sendiri atau sebagai bagian dari kumpulan distributor. 

Derived works, setiap orang bisa mengubah kode dan mendistribusikan kembali untuk umum. 


No discrimination, kode disediakan untuk semua orang agar bisa dikembangkan. 

ZFS adalah Fasilitas Restore Mirip seperti feature Restore di sistem operasi Windows. 

Banyak tool observasi dan debugging, misal seperti tool monitoring system, modular debugger (MDB), dynamic tracing (D-Trace). 

Memiliki beberapa bentuk virtulasasi, selain virtualisasi pada tingkat system operasi seperti virtualisai pada Solaris Zone, OpenSolaris juga mendukung virtualisasi untuk Xvm hypervisor, Logical Domains (LDoms), virtualbox dan bisa juga jalan pada VMware dan beberapa framework virtualisasi yang lainnya. 

Mempunyai tingkat skalabilitas yang tinggi. OpenSolaris dapat berjalan pada single prosesor maupun multiprosesor dengan ratusan CPU dan RAM dengan ukuran terabyte. 

Integrasi AMP stack (Apache, MySQL, PHP) untuk menjalankan web server. 

Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client, pembangunan Java. 

Solaris bisa dijalankan di atas prosesor yang berspek x86,x64 dan SPARC. 


2. Kekurangan : 

Harga sistem operasi komersil yang mahal (versi berbayar). 

Kepantasan inovasi Linux lama kelamaan memberi kesan kepada sistem Unix komersil. 

Sistem operasi Unix versi "hampir" percuma tidak sebaik sistem operasi Unix komersil. 


Driver hardware yang kurang baik. 

About Unknown

Unknown
Recommended Posts × +

0 komentar:

Posting Komentar